Majalah Sosiolegal Edisi 01 Oktober: Selembar Kertas, Kursi Panas & Drama Sengketa Ijazah
SOSIOLEGAL
Siapa Denny Indrayana yang Nekat Minta Gibran Dipecat?
Dari Melbourne mengirim peluru hukum ke Merdeka Barat: membongkar motif, nyali, dan kalkulasi politik di balik surat permohonan pemakzulan sang wakil presiden terpilih.
Baca Investigasi Lengkap →Legal Standing Pemohon Ijazah Gibran di MK Dinilai Cacat
Gugatan harusnya rontok di pintu masuk, tapi kenapa MK menerima bahkan mencari bukti lewat saksi-saksi, ahli. Ujung-ujungnya juga NO. Prank Bulan ini.
Pasal Multitafsir 169r Akar Sengketa Ijazah Gibran di MK
Kekacauan semantik syarat capres-cawapres: bagaimana satu frasa dalam UU Pemilu melahirkan interpretasi liar antara ijazah formal dan kesetaraan vokasi luar negeri.
S1 Tanpa Ijazah SMA Luar Negeri: Jalur Pathway & Uji MK Pasal 169 r
Membedah sistem diploma pathway di Singapura dan Australia yang lazim di dunia internasional, tetapi mendadak bikin gaduh ruang sidang konstitusi di tanah air.
Apa Hak MK Bilang Ijazah Gibran Tidak Terbukti Setara?
Menyoal batas palu hakim: apakah Mahkamah Konstitusi berwenang menguji keaslian administratif dokumen akademik ataukah itu domain mutlak Kemendikbudristek?
Usulan Hak Angket Pemakzulan Gibran DPR Atas Dasar Apa?
Gebrakan Senayan atau sekadar gertak sambal? Menimbang syarat formil Pasal 7A UUD 1945 di tengah kepungan benteng koalisi gemuk mayoritas parlemen.
Ijazah, Lembaga Penguji, dan Musim Panas di Senayan
Ketika urusan lembar kertas kelulusan sukses mengalihkan perhatian publik dari persoalan ekonomi, transisi kekuasaan, dan kalkulasi kabinet baru.
Komentar